Macron Akui Negara Palestina, Netanyahu Ancam Aneksasi Tepi Barat

Macron Akui Negara Palestina, Netanyahu Ancam Aneksasi Tepi Barat

Tiga per Empat Dunia Akui Palestina, Barat Mulai Bergeser

Keputusan Prancis bukan langkah yang berdiri sendiri. Hingga saat ini, sebanyak 142 dari 193 negara anggota PBB telah mengakui atau akan mengakui negara Palestina. Sebagian besar negara-negara tersebut berasal dari Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Namun perubahan besar terlihat dari Eropa. Setelah Irlandia, Spanyol, dan Norwegia mengakui Palestina, kini giliran Prancis sebagai salah satu negara besar Eropa ikut bergabung. Dalam waktu dekat, perhatian tertuju pada Inggris dan Jerman, dua kekuatan Eropa yang masih bersikap hati-hati.

Komite Urusan Luar Negeri parlemen Inggris bahkan telah menyatakan bahwa negara itu “terlambat dan terlalu sedikit bertindak dalam konflik Palestina-Israel”. Mayoritas anggotanya kini menyerukan pengakuan terhadap Palestina dan sanksi tambahan kepada pemukim ilegal Israel.

Walikota London Sadiq Khan termasuk tokoh yang secara terbuka mendukung pengakuan Palestina. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sendiri belum secara resmi mengambil sikap, namun telah menjadwalkan panggilan darurat dengan Prancis dan Jerman untuk membahas krisis Gaza.

Saudi Sambut Langkah Prancis: Ini Adalah Titik Balik

Arab Saudi, negara dengan pengaruh besar di Timur Tengah, menyambut pengakuan Macron dengan pujian. Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, Kerajaan menyebut keputusan itu sebagai “bersejarah” dan sejalan dengan hak bangsa Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

“Ini menegaskan konsensus komunitas internasional atas hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka,” bunyi pernyataan tersebut.

Mengapa Ini Penting?

Pengakuan terhadap negara Palestina bukan hanya simbolis. Ini adalah penegasan bahwa solusi dua negara masih menjadi satu-satunya jalan damai yang didukung komunitas internasional untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina. Di tengah pembantaian sipil di Gaza dan permukiman ilegal yang terus meluas di Tepi Barat, pengakuan ini memberi harapan baru bagi Palestina – sekaligus tekanan diplomatik bagi Israel untuk duduk di meja perundingan dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga  Sorotan Gaza: Agresi Israel & Bendera One Piece

Namun, reaksi ekstrem dari pejabat Israel – seperti seruan aneksasi Tepi Barat – memperlihatkan bahwa solusi dua negara masih menghadapi hambatan besar dari dalam pemerintahan Israel sendiri. Macron mungkin telah menyalakan obor, tapi jalan menuju keadilan dan perdamaian tetap panjang dan berliku.

1
2
CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )