Thu. Feb 29th, 2024
#image_title

Suarabrebes.com – Baru-baru ini Indramayu digegerkan oleh aksi unjuk raya para nelayan di Pom bensin yang berada di kabupaten Indramayu, Rabu(18/10/2023) kemarin. Suasana di sekitar pom bensin di Indramayu semakin panas, bukan karena cuaca, melainkan karena unjuk rasa yang dipimpin oleh para nelayan setempat. Mereka berkumpul untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap peraturan baru yang telah diberlakukan, yang membatasi akses mereka terhadap solar bersubsidi yang sangat dibutuhkan.

 

Para nelayan merasa kecewa lantaran mereka sudah mengantre sejak subuh, namun mereka tidak mendapatkan jatah solar yang mereka tunggu. Para nelayan yang menggantungkan hidup mereka pada perairan sekitar Indramayu telah menjadi salah satu pihak yang paling terdampak oleh perubahan aturan ini. Solar bersubsidi telah lama menjadi kunci keberlanjutan pekerjaan mereka, yang mengharuskan mereka menggunakan perahu bermotor untuk mencari ikan. Namun, peraturan baru yang diberlakukan pemerintah telah mengurangi kuota solar bersubsidi yang bisa mereka beli, menimbulkan kekhawatiran serius di antara para nelayan ini.

 

 

 

Para nelayan di Indramayu merasa bahwa kebijakan ini tidak mempertimbangkan kenyataan lapangan, di mana solar bersubsidi adalah nyawa dari profesi mereka. Mereka sangat bergantung pada perahu bermotor untuk mencari ikan di laut yang luas, dan kekurangan akses terhadap bahan bakar ini membahayakan pekerjaan mereka. Ketua Umum Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN) Ono Surono, juga ikut berkomentar mengenai kebijakan baru yang berlaku. “Kenapa kemudian kita meminta agar menunda peraturan baru dari KKP dan BPH Migas terkait subsidi nelayan ini ?  ya tentunya karena sosialisasi ini belum menyeluruh dilakukan dan informasinya pun belum diterima oleh para nelayan juga pelaku usaha perikanan tangkap,” ucap Ono Surono saat diwawancarai.

 

Unjuk rasa yang berlangsung di depan pom bensin merupakan bentuk protes mereka terhadap peraturan yang mereka yakini mengancam masa depan mereka. Mereka mendesak pemerintah untuk mendengarkan keluhan mereka dan mencari solusi yang dapat memenuhi kebutuhan nelayan tanpa merusak mata pencaharian mereka.

Visited 4 times, 1 visit(s) today

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *